24 Februari 2026
Perkembangan dunia medis menghadirkan berbagai inovasi untuk mendukung kesehatan ibu hamil dan janin, salah satunya NIPT adalah (Non-Invasive Prenatal Test). Pemeriksaan ini semakin diminati karena mampu memberikan gambaran kondisi genetik janin sejak awal kehamilan dengan cara yang aman dan minim risiko.
NIPT adalah dilakukan melalui pengambilan sampel darah ibu hamil untuk menganalisis DNA janin yang beredar dalam aliran darah ibu. Karena tidak melibatkan tindakan invasif seperti pengambilan cairan ketuban, pemeriksaan ini dinilai lebih nyaman dan aman bagi ibu maupun janin.
Apa Itu Tes NIPT?
NIPT adalah tes skrining prenatal non-invasif yang dapat dilakukan mulai usia kehamilan 10 minggu. Pemeriksaan ini bertujuan untuk menilai risiko adanya kelainan kromosom pada janin, antara lain:
• Trisomi 21 (Down Syndrome)
• Trisomi 18 (Edward Syndrome)
• Trisomi 13 (Patau Syndrome)
Kelainan kromosom seks seperti XXY, XYY, dan monosomi X
Selain itu, NIPT adalah juga dapat membantu mengetahui jenis kelamin janin dengan tingkat akurasi yang sangat tinggi, bahkan mencapai lebih dari 99%.
Keunggulan NIPT bagi Ibu Hamil :
Melakukan NIPT adalah memberikan berbagai manfaat penting dalam perjalanan kehamilan, di antaranya:
NIPT adalah memiliki tingkat ketepatan hingga 99% dalam mendeteksi risiko kelainan kromosom, sehingga hasilnya lebih dapat diandalkan.
Karena hanya menggunakan sampel darah ibu, pemeriksaan ini tidak meningkatkan risiko keguguran.
Hasil tes umumnya dapat diperoleh dalam waktu 5–10 hari kerja.
Mendukung Perencanaan Kehamilan :
Jika ditemukan risiko tertentu, dokter dapat membantu merencanakan pemantauan dan langkah medis lebih awal.
Proses NIPT adalah tergolong sederhana dan tidak memerlukan persiapan khusus, meliputi:
1. Konsultasi dengan dokter kandungan
2. Pengambilan sampel darah ibu hamil
3. Analisis DNA janin di laboratorium
4. Penyampaian serta penjelasan hasil oleh dokter
Siapa yang Dianjurkan Melakukan NIPT?
Pada prinsipnya, NIPT adalah dapat dilakukan oleh semua ibu hamil. Namun, pemeriksaan ini sangat dianjurkan bagi ibu hamil yang memiliki kondisi berikut:
• Usia kehamilan dengan ibu berusia di atas 35 tahun
• Riwayat keluarga dengan kelainan genetik
• Hasil pemeriksaan kehamilan sebelumnya menunjukkan indikasi tertentu
• Kehamilan melalui program bayi tabung (IVF)
👉 Jika Bunda ingin melakukan pemeriksaan NIPT dengan pendampingan tenaga medis profesional dan suasana yang nyaman, Bunda dapat berkonsultasi di USG Halo Bunda.
✨ Jadwalkan konsultasi sekarang untuk mendapatkan informasi lengkap dan rekomendasi pemeriksaan yang sesuai dengan kondisi kehamilan Bunda.