Mengapa ASI Susah Keluar? Ini Penjelasan dan Cara Mengatasinya

24 Oktober 2025

Sample Image

ASI (Air Susu Ibu) adalah sumber nutrisi terbaik bagi bayi baru lahir. Namun, banyak ibu merasa cemas ketika ASI tidak segera keluar setelah melahirkan. Kondisi ini sebenarnya umum terjadi dan bisa diatasi dengan penanganan yang tepat.

Penyebab ASI Susah Keluar

Secara medis, keluarnya ASI dipengaruhi oleh dua hormon utama yakni prolaktin (pembentuk ASI) dan oksitosin (pemicu aliran ASI). Jika salah satunya terganggu, produksi ASI bisa melambat.

Beberapa penyebab umum meliputi:

  • Stres atau kelelahan setelah persalinan
  • Kurangnya stimulasi menyusui di awal kelahiran
  • Persalinan dengan operasi caesar
  • Masalah pada puting (misalnya datar atau terbenam)
  • Asupan cairan ibu yang kurang

Cara Mengatasinya

  1. Tenangkan diri dan beristirahat cukup. Kondisi emosional ibu sangat berpengaruh pada hormon oksitosin.
  2. Rutin menyusui atau memerah ASI setiap 2–3 jam. Semakin sering payudara distimulasi, semakin cepat produksi ASI meningkat.
  3. Lakukan pijatan lembut payudara. Dapat membantu membuka saluran ASI yang tersumbat.
  4. Perbanyak minum air putih dan konsumsi makanan bergizi.
  5. Konsultasikan ke dokter kandungan atau konselor laktasi. Pemeriksaan rutin di klinik seperti USG Halobunda dapat membantu memastikan tidak ada gangguan hormonal atau anatomi yang menghambat produksi ASI.

Menurut dr. Harvey Alvin Hartono, Sp.OG, kesabaran dan dukungan keluarga sangat penting dalam proses menyusui. “Jangan panik jika ASI belum keluar dalam beberapa hari pertama. Tubuh butuh waktu untuk beradaptasi, dan dengan bimbingan medis yang tepat, hampir semua ibu dapat menyusui secara lancar,” ujarnya.

Hubungi Kami